UstazAdi Hidayat mengatakan, Allah sudah menyiapkan pelayan yang adil bagi kaum wanita dan lelaki. Karena itu, ia berpesan kepada umat Islam untuk selalu bertakwa agar bisa mendapatkan kenikmatan surga tersebut.. Apalagi, surga merupakan balasan tertinggi dari Allah kepada hambanya yang selalu bertakwa semasa hidup.
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Assalamualaikum wr, teman-teman yang berbahagia, semoga Allah memberikan kesehatan dzohir dan batin, rizki yang berkah, serta selalu berada dalam jalan yang di ridoi Allah SWT .Pada kesempatan kali ini sayang akan menuliskan sebuah pengalaman dalam sebuah hubungan percintaan, Allah sudah berfirman dalam Al-Qur'an yang berbunyi Zuyyina lin naasi hubbusy syahawaati minan nisaa'i wal baniina wal qanatiiril muqantarati minaz zahabi wal fiddati wal khailil musawwamati wal an'aami wal hars, zaalika mataa'ul hayaatid dun yaa, wallaahu 'indahuu husnul ma'aabArtinya "Dijadikan indah pada pandangan manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik surga."Dalam surat lain Allah sudah menciptakan manusia berpasang-pasangan dalam surat Al Qur'an yaitu surat an nabaa ayat 8 yang berbunyi Wa khalaqnakum azwaajaa Artinya "Dan Kami jadikan kamu berpasang-pasangan"Cinta kepada makhluk yang berlebihan membuat Allah SWT cemburu hal ini sudah terbukti bahwasanya, di dalam suatu hubungan atau ikatan,akan ada penghianatan serta perpisahan. 1 2 Lihat Pendidikan SelengkapnyaAllahMaha Baik. Dia tidak menzalimi hambaNya. Bahkan sekiranya kita sabar hadapi ujian itu, pahala sabar, berita gembira pasti mengejar kita. Islam terdahulu amat memuliakan diri mereka sehingga mereka digelar Ketua Bidadari Syurga dan bidadari Syurga amat cemburu kepada kita. Wahai lelaki budiman, kamu diciptakan sebagai seorang
Eramuslim – Cemburu merupakan bagian yang tak terpisahkan dari cinta. Karenanya, besar kecilnya cemburu juga tergantung pada besar kecilnya cinta seseorang kepada kekasih yang dicintainya. Dan cemburu merupakan salah satu sifat Allah SWT. Imam Ibnu Qayyim Al-Jauzi dalam kitabnya berjudul Raudhah Al-Muhibbin menjelaskan, terdapat dua kriteria cemburu, yaitu cemburu karena kekasih dan cemburu terhadap kekasih. Cemburu karena kekasih, yaitu perasaan atau semangat menggelora disertai kemarahan karena hak, kehormatan, dan keselamatan kekasih yang dicintainya diganggu atau dihinakan orang lain. Termasuk dalam kecemburuan jenis ini adalah kecemburuan para Nabi dan pengikut mereka karena Allah SWT, yakni ketika melihat ada orang yang menyekutukan Allah, melanggar kehormatan-Nya, dan mendurhakai perintah-Nya. Cemburu semacam inilah yang mendorong pencinta dengan sangat kuat mengorbankan jiwa, harta, dan kehormatannya demi sang kekasih. Sedangkan, cemburu terhadap kekasih adalah kemarahan seorang pencinta ketika ada orang lain yang juga mencintai kekasihnya. Dan cemburu, merupakan salah satu sifat Allah. Alquran menyebutkan redaksinya sebagai berikut “Rabb-ku hanya mengharamkan perbuatan yang keji, baik yang tampak maupun yang tersembunyi,”. Salah satu wujud kecemburuan Allah karena hamba-Nya adalah perlindungan Allah atas seorang hamba dari segala sesuatu yang membahayakan dirinya kelak di akhirat. Sesungguhnya Allah melindungi hamba-Nya yang mukmin di dunia, sebagaimana salah seorang di antara kalian melindungi orang yang sakit dari makanan dan minuman. RolBukharidan Muslim). Dari Hadis diatas kita tahu bahwa sangat penting berbakti kepada ibu. Al-Ustadz Ahmad Isa Asyur mencatat dalam buku “Berbakti Kepada Ibu Bapak”, bahwa Allah menganjurkan hambanya berbakti kepada orang tua Surah QS. Maryam ayat 14, Allah Ta’ala berfirman, “Dan ia seorang yang berbakti kepada kedua orang tuanya dan
SepuluhPerintah Allah, Sepuluh Firman Allah, atau Dasa Titah atau bahasa Latinnya Dekalog merupakan daftar perintah yang ditulis dengan Jari Allah dan diberikan kepada bangsa Israel melakui perantara Musa di gunung Sinai dalam bentuk dua loh (tablet) batu.Selanjutnya, Sepuluh Perintah Allah tertulis dalam kitab Keluaran 20:1-17 dan Ulangan 5:6-21 sesuai dalamPernah mendengar kata-kata “Allah itu pencemburu.”? Terdengar janggal rasanya. Namun itu sebuah fakta. Pada dasarnya cemburu didasari karena cinta. Allah akan cemburu kepada hamba-Nya karena Allah mencintai setiap hamba-Nya. Hal ini sesuai dengan salah satu sifat Asmaul Husna dari Allah yaitu *Al-Ghayyur yang artinya Maha Pencemburu.* Tentunya sifat cemburu Allah berbeda dengan sifat cemburu yang ada pada diri manusia. Sifat cemburu Allah sesuai dengan kebesaran Allah. Dalam sebuah hadits diriwayatkan bahwa “Sesungguhnya Allah cemburu, dan cemburu Allah ia mencegah orang mengerjakan apa-apa yang telah diharamkan-Nya.” HR. Bukhari dan Muslim. Allah akan cemburu kepada hamba-Nya yang beriman jika berbuat dosa dan berbuat maksiat. Allah akan cemburu ketika hamba-Nya menduakan-Nya. Allah akan cemburu jika kita lalai dalam melaksanakan semua perintah-Nya. Cinta yang seharusnya kita tujukan untuk Allah ternyata sudah terbagi. Ketika kita mengetahui Allah cemburu kepada kita, maka hal yang pertama harus kita lakukan adalah meredam kecemburuan Allah. Bagaimana caranya? Allah berfirman “Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepadaKu” QS. Al Dzariyat 57. Kita sebagai hamba-Nya semata-mata hidup hanya untuk beribadah kepada Allah. Sebagai hamba-Nya yang beriman kita harus tunduk dan patuh kepada apa-apa yang telah Allah perintahkan, menjauhi apa-apa yang telah dilarang. Jika kita sudah melaksanakan semua perintah Allah, niscaya Allah akan semakin cinta kepada hamba-Nya. Sungguh bermanfaatnya sifat cemburu Allah kepada hamba-Nya, maka dengan demikian kita akan terlepas dari dosa, terlepas dari perbuatan yang tidak disukai. Sesungguhnya, Allah Yang Maha Pencemburu, hanya menginginkan hamba-Nya mencintai-Nya. Tak ingin dibagi, tak ingin diduakan. Hits 1066 Meilita Hikmawati Continue Reading Rasulbersabda "محارمه" atau hal-hal yang dilarang oleh Allah. Berbicara tentang cemburunya Allah kepada insanya bila berbuat maksiat. Cemburu merupakan sifat yang benar-benar tetap bagi Allah, namun sifat cemburu tidak sama dengan manusia. Lebih menyukai kepada hal-hal yang telah di halalkan dan tidak menyukai hal diharamkan olehNya. JAKARTA - Cemburu merupakan bagian yang tak terpisahkan dari cinta. Karenanya, besar kecilnya cemburu juga tergantung pada besar kecilnya cinta seseorang kepada kekasih yang dicintainya. Dan cemburu merupakan salah satu sifat Allah SWT. Imam Ibnu Qayyim Al-Jauzi dalam kitabnya berjudul Raudhah Al-Muhibbin menjelaskan, terdapat dua kriteria cemburu, yaitu cemburu karena kekasih dan cemburu terhadap kekasih. Cemburu karena kekasih, yaitu perasaan atau semangat menggelora disertai kemarahan karena hak, kehormatan, dan keselamatan kekasih yang dicintainya diganggu atau dihinakan orang lain. Termasuk dalam kecemburuan jenis ini adalah kecemburuan para Nabi dan pengikut mereka karena Allah SWT, yakni ketika melihat ada orang yang menyekutukan Allah, melanggar kehormatan-Nya, dan mendurhakai perintah-Nya. Cemburu semacam inilah yang mendorong pencinta dengan sangat kuat mengorbankan jiwa, harta, dan kehormatannya demi sang kekasih. Sedangkan, cemburu terhadap kekasih adalah kemarahan seorang pencinta ketika ada orang lain yang juga mencintai kekasihnya. Dan cemburu, merupakan salah satu sifat Allah. Alquran menyebutkan redaksinya sebagai berikut “Rabb-ku hanya mengharamkan perbuatan yang keji, baik yang tampak maupun yang tersembunyi,”. Salah satu wujud kecemburuan Allah karena hamba-Nya adalah perlindungan Allah atas seorang hamba dari segala sesuatu yang membahayakan dirinya kelak di akhirat. Sesungguhnya Allah melindungi hamba-Nya yang mukmin di dunia, sebagaimana salah seorang di antara kalian melindungi orang yang sakit dari makanan dan minuman.
JilbabSeorang Muslimah. Wanita. Makhluk yang sangat dimuliakan oleh Allah, Rasulullah, juga Islam. Begitu mulianya, sehingga mereka dijaga oleh 4 lelaki. Yaitu ayahnya, suaminya, saudara laki-lakinya, dan anak lakilakinya.Wanita ibarat permata yang sangat berharga, karena alasan itulah Allah menurunkan Firman-Nya dalam Surat Al-Azhab ayat 59
Pertanyaan Jawaban Penting memahami konteks kata cemburu digunakan. Kata yang digunakan dalam Keluaran 205 berbeda konteksnya ketika menggambarkan dosa kecemburuan Galatia 520. Ketika menggunakan kata cemburu, kita biasanya mengatakannya dalam konteks “iri terhadap seseorang yang memiliki sesuatu yang tidak kita miliki.” Seseorang itu cemburu atau iri karena merasa orang lain memiliki mobil atau rumah yang lebih bagus dari dirinya barang kepunyaan. Atau iri karena kemampuan atau keterampilan orang itu, misalnya kemampuan atletiknya. Atau karena ketampanan atau kecantikannya. Ketika kita mempelajari ayat ini, kita yakin bahwa Allah bukan cemburu atau iri dalam konteks seseorang mempunyai sesuatu yang Allah tidak miliki. Keluaran 204-5 mengatakan, “Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi. Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, ….” Perhatikan, dalam ayat ini Allah berbicara mengenai cemburu yang disebabkan orang mengambil apa yang menjadi milikNya, tapi memberinya kepada yang lain. Dalam ayat ini, Allah berbicara mengenai orang-orang membuat patung dan sujud menyembah kepada patung-patung ini, bukannya menyembah Allah sebagaimana layaknya. Penyembahan dan pelayanan hanyalah bagi Allah semata. Adalah dosa, sebagaimana yang dinyatakan Allah dalam perintah ini, untuk beribadah atau melayani siapa pun selain Dia. Adalah dosa ketika kita mengingini, iri, atau pun cemburu pada seseorang karena dia memiliki sesuatu yang tidak kita miliki. Tapi ketika Allah mengatakan Dia adalah Allah yang cemburu, kata cemburu ini digunakan dalam konteks yang berbeda. Apa yang Allah cemburui adalah apa yang memang merupakan milik kepunyaanNya; ibadah dan pelayanan adalah milikNya semata-mata, dan hanya boleh diberikan kepadaNya. Mungkin contoh praktis berikut ini dapat membantu kita memahami perbedaannya. Jika seorang suami melihat pria lain bersikap genit dan main mata dengan istrinya, dia berhak untuk merasa cemburu karena hanya dia yang boleh bersikap genit terhadap istrinya. Cemburu seperti ini bukanlah dosa. Bahkan sebaliknya. Ini adalah sesuatu yang pantas. Cemburu terhadap apa yang menjadi milik Anda itu baik dan pantas. Cemburu menjadi dosa ketika itu berupa keinginan atas apa yang bukan merupakan milik Anda. Ibadah, pujian, hormat, dan penyembahan itu milik Allah, semata-mata karena hanya Dia yang layak untuk itu. Adalah hak Allah untuk cemburu ketika ibadah, pujian, hormat atau penyembahan diberikan kepada berhala. Inilah kecemburuan yang digambarkan rasul Paulus dalam 2 Korintus 112, “Sebab aku cemburu kepada kamu dengan cemburu ilahi.” English Kembali ke halaman utama dalam Bahasa Indonesia Apa artinya bahwa Allah itu “Allah yang cemburu” Keluaran 205; Ulangan 424? Saya pikir cemburu itu salah Galatia 520.Cemburu merupakan salah satu sifat Allah JAKARTA - Cemburu merupakan bagian yang tak terpisahkan dari cinta. Karenanya, besar kecilnya cemburu juga tergantung pada besar kecilnya cinta seseorang kepada kekasih yang dicintainya. Dan cemburu merupakan salah satu sifat Allah Ibnu Qayyim Al-Jauzi dalam kitabnya berjudul Raudhah Al-Muhibbin menjelaskan, terdapat dua kriteria cemburu, yaitu cemburu karena kekasih dan cemburu terhadap kekasih. Cemburu karena kekasih, yaitu perasaan atau semangat menggelora disertai kemarahan karena hak, kehormatan, dan keselamatan kekasih yang dicintainya diganggu atau dihinakan orang dalam kecemburuan jenis ini adalah kecemburuan para Nabi dan pengikut mereka karena Allah SWT, yakni ketika melihat ada orang yang menyekutukan Allah, melanggar kehormatan-Nya, dan mendurhakai perintah-Nya. Cemburu semacam inilah yang mendorong pencinta dengan sangat kuat mengorbankan jiwa, harta, dan kehormatannya demi sang cemburu terhadap kekasih adalah kemarahan seorang pencinta ketika ada orang lain yang juga mencintai kekasihnya. Dan cemburu, merupakan salah satu sifat Allah. Alquran menyebutkan redaksinya sebagai berikut “Rabb-ku hanya mengharamkan perbuatan yang keji, baik yang tampak maupun yang tersembunyi,”.Salah satu wujud kecemburuan Allah karena hamba-Nya adalah perlindungan Allah atas seorang hamba dari segala sesuatu yang membahayakan dirinya kelak di akhirat. Sesungguhnya Allah melindungi hamba-Nya yang mukmin di dunia, sebagaimana salah seorang di antara kalian melindungi orang yang sakit dari makanan dan minuman.
.